Kamis, 12 Juli 2018

Tragedi Nusa Penida

24

Salah Satu pantai di Nusa Lembongan 


Ini hari terakhir kami di pulau Bali, list yang kami planning hari ini nyebrang ke Pulau Nusa Penida,  planning yang kami buat sudah fix dan persiapan sudah sudah ok, tinggal cuss berangkat dan sambil membayangkan indahnya Nusa Penida.
Jam menunjukkan pukul 08:00,  perlengkapan sudah di persiapkan gadgets juga sudah terisi full, maklum nusa penida itu keren banget  sih kalo yang saya liat di photo-photo para travellers sejati.
Ternyata sekitar 15 menit kami bengong nungguin angkot ke pelabuhan tak juga nongol, waktu terus berputar dan ngk mungkin harus nunggu lama lagi di depan hotel.

Akhirnya kami buat keputusan yo wes naik apa aja ok ya yang penting nyampek pelabuhan.
Entah ide siapa tiba-tiba di ajakin naik pick up.
Pokoknya di antara Eka handa, Rian dan Zack nyaranin buat naik pick up, yah..  Apalagi tanpa pikir panjang akhirnya semua setuju.
Tanpa pikir panjang dan buang-buang waktu mereka mencari si empunya pick up dan menanyakan pada resepsionis hostel, eh..  Kebetulan yang punya ternyata salah satu penjaga hostel.

Awalnya sih ngk mau si bli ngantarin ( bli adalah panggilan untuk pria Belia di Bali) , tapi setelah di pujuk dan kami pasang muka memelas akhirnya si bli bersedia mengantar kami dengan harga Rp 50.000.
dan...  Photo-photo sebelum berangkat.
Pick up yang kami sewa sebagai pengganti angkutan umum 







Narsis sebelum berangkat 

Sebelum berangkat si Bli bertanya tujuan  kami kemana.
Kami pun tanpa ragu menjawab mau nyebrang ke Pulau,
Tanpa banyak perbincangan akhirnya bli mengantarkan kami ke sebuah penjualan tiket.
Berhubung bendahara adalah Eka handa, kami menyerahkan sama bendahara sepenuhnya.
Entah bagaimana cerita nya tiket sudah ok dan deal di beli untuk 5 orang, kalo tidak salah harga per orang 120.000.
Include pengantaran dari tempat pembelian tiket ke pelabuhan.
Singkat cerita sampai lah kami di pelabuhan tempat di mana akan menyebrang pulau, setelah berdiri sekitar 15 menit kami pun mendengar pemandu menjelaskan tentang snorkeling di Pulau nusa Lembongan kepada turis di sebelah kami.
Mngkin Rian agak sedikit aneh dengan pembicaraan itu,
Dan memastikan ke Eka handa kalo pelabuhan yang kami tuju dan tiket yang kami beli adalah benar menuju Nusa penida.
Usut punya usut ehhhh...  Kok pas nanya sama petugas kapalnya tiket dan tujuan kami adalah Nusa Lembongan.
#dubrak
O. M. G kami saling tatap tatapan dan tersenyum geli.
Setelah berunding karna tiket tak bisa di tukar akhirnya kami harus menerima nya, tujuan kami akhirnya ke nusa Lembongan, ahaiiiii....  Jadi lah dari pada ngk nyebrang yo wes yang penting sama-sama ada nama Nusa nya :D.
Nusa Lembongan dan Nusa Penida cuman beda ujungnya aja kok :D.
Pelabuhan dan kapal menuju Nusa Lembongan 

Nusa Lembongan
Sesampainya di nusa Lembongan karna mendadak dangdut dan tanpa tujuan akhirnya kami menyewa 3 motor.
Per motor Rp 75.000.

Motor yang kami sewa di Nusa Lembongan 


Muter-muter akhirnya kami ke Pantai photo-photo, Alhamdulillah ternyata pantai nya ngk mengecewakan, bagus dan ombak nya yang paling saya suka, gedek dan deburan ombaknya bikin terpesona.

Salah satu pantai di Nusa Lembongan 

Puas dengan berpose di pantai kami pun memutuskan pindah tempat dan muter-muter tanpa arah dan tujuan, yang kami lihat hanya pantai rumah warga dan beberapa pura.
Nusa Lembongan ini lumayan tertata rapi dan bersih, hanya saja untuk mencari makanan halal agak sedikit susah, kalo ngk nyelinap-nyelinap dan masuk gang-gang kecil sangat susah untuk mendapatkan makanan halal.
Oh ia untuk makanan halal saya ada sedikit cerita,
Jadi begini saat kami tiba di Nusa Lembongan Rencana akan sarapan, tapi kami sedikit kesulitan dan muter-muter nyari  rumah makan halal.
Kebetulan ada warga yang lewat dan kaminpun bertanya di daerah mana ada rumah makan halal.
Dengan wajah kesal dan mata penuh kebecian mereka pun menjawab dengan ketus, di sini banyak rumah makan yang menyediakan ayam, semua rumah makan halal,
Ternyata orang bali itu mengartikan halal dan haram  adalah bahasa yang sangat tabu jika bisa bahasa halal haram itu jangan pernah di sebut kan, karna itu menurut mereka agak dalam pengertian halal dan haram.
Jadi buat pengalaman aja kalo ke bali jangan pernah tanya di mana rumah makan halal tapi tanya di mana ada rumah makan Muslim, menurut mereka itu lebih sopan.
Alhamdulillah untuk sarapan kami nemu rumah makan yang ok lah lumayan meyakinkan, dan untuk makan siang Alhamdulillah kami menemukan rumah makan jawa yang ada tulisan halal nya, jalannya emang agak sedikit masuk ke gang-gang.

Perjalanan singkat di Nusa Lembongan kami habiskan muter sana muter sini, 1 jam menjelang pulang kami sudah leyeh-leyeh di pelabuhan.
Singkat, banyak pengalaman dan pastinya kengangan yang tak terlupakan, untuk lain kali harus lebih jelas dan teliti dengan tujuan kita, karna waktu itu sangat berharga, maklum fakir cuti.

Di balik semua tragedi "yaelah tragedi macam betol aje"  ada pelajaran dan kenangan tersendiri.
Nusa Penida mungkin bukan saat ini waktu nya berkunjung, di lain waktu dan suatu saat InsyaAllah kaki akan menginjakkan ke sana dengan orang-orang hebat dan asyik seperti Eka handa, Rian, Asad dan zack, atau mungkin dengan orang tercinta.
AMIN...




Minggu, 01 Juli 2018

Kenyataan pahit Kehilangan Anugrah Terindah

17


Hasil USG 


Bagi setiap rumah tangga pastinya mengidamkan kehadiran buah hati di tengah-tengah keluarga kecil nya, begitu juga saya,  walaupun usia pernikahan kami masih seumur jagung kamintak pernah menunda untuk kehadiran sang buah hati.
Alhamdulillah setelah 3 bulan usia pernikahan saya di beri rejeki yang luar biasa indahnya, pertengahan juni saya mulai merasakan ada sesuatu yang ganjil,  feeling seorang calon ibu memang tidak lah pernah salah, diam-diam saya membli test kehamilan dan Alhamdulillah hasilnya positive "dua garis",  kebahagiaan ini rasanya meluap-luap dan saya tak henti-hentinya mengucap syukur.
Hasil test pack Garis 2 positive 


Walaupun hasil test pack menyatakan positive saya tak mau tinggal diam, rasa bahagia tadi belum afdol kalo belum periksa ke ahlinya,
Hasil test positive pagi sore hari sepulang dari kerja saya langsung ke klinik untuk memastikan hasil yang sesungguhnya.
Alhamdulillah benar saja lagi-lagi hasilnya positive dan dokter menyatakan saya hamil di usia 3 minggu, rasa bahagia ini tak terbendungkan lagi,  tanpa sadar air mata kebahagiaan pun menetes, tak henti-hentinya berulang puji dan syukur pada sang pencipta saya ucapkan.
Di awal kehamilan ini saya benar-benar semangat, walaupun kandungan saya masih di awal  Alhamdulillah saya tak merasakan yang namanya morning sick, atau seperti ibu hamil lainnya masa ngidam, tidak bisa makan, maunya aneh-aneh dan kadang sampai ngk bisa melakukan aktivitas lainya.
Rutinitas harian saya lakukan seperti biasanya, kerja, dan kalo di rumah ya seperti ibu-ibu lainnya, mengerjakan Pekerjaan rumah, Alhamdulillah suami agak mengerti dengan keadaan saya jadi untuk Pekerjaan rumah lebih banyak di kerjakan suami dari nyuci baju, nyuci piring sampai masak.
Kebetulan Pekerjaan di PT lagi padat-padatnya,  sehingga mau tak mau saya over time tanpa mengenal waktu, kadang pulang jam 9 malam,  di weekend saya hampir kerja dan memaksakan diri pulang sore, emang suami sudah sering marah dan wanti-wanti, tapi karna tanggung jawab saya harus menyelesaikan kerjaan hari ini,  jika tidak keesokan harinya akan makin menumpuk dan telf tak berhenti berdering.


Singkat cerita saat usia kandungan saya menginjak 12 minggu (tri smester pertama) ,hari sabtu tepatnya jam 12:00 siang, saya masih di Perusahaan, tiba-tiba perut terasa nyeri, saya kira hanya nyeri biasa, dan saya coba ke toilet,  ternyata ada flex hitam di bagian pakaian da**m,  sontak kaget dan tiba-tiba pusing.
Saat itu juga saya langsung bergegas ke office dan telf driver perusahaan untuk mengantarkan saya ke klinik, dalam waktu 10 menit kami tiba di klinik dan sialnya klinik di sagulung tak ada dokter saya di suruh ke aviari sendiri dalam kondisi perut nyeri dan pusing, untung suami sigap dengan cepat menjemput saya ke klinik dan langsung mengantar saya ke klinik aviari.
Sampai di sana dokter umum hanya mendengar keluhan saya dan memberi surat rujukan ke dokter specialist kandungan.

Lagi-lagi dokter yang di tuju hanya ada di jadwal jam 7 malam, berdasarkan informasi daei klinik dokter ada jam 4 sore, sementara kondisi saya sudah banyak keluar darah dan pusing.
Terpaksa kami harus pulang, menunggu jam 4 sore.
Jam 03:30 sore kami sudah sampai di rumah sakit yang telah di rujuk,  lagi-lagi hasil yang mengecewakan, dokter hanya ada di jam 7 malam, petugas pendaftaran akan menempatkan saya di no 1 saat jam 7 malam.

Tanpa di periksa lagi kami langsung bergegas pulang, karena kondisi perut nyeri dan kepala pusing.
Jam 7 malam sesuai jadwal saya ke rumah sakit lagi,  antrian di no 1, hasilnya saya di suruh pulang dan di kasih obat penguat kandungan dan obat untuk pendarahan.
Sabtu malam sudah pulang dan segera istirahat, namun perut tetap nyeri, benar-benar harus bad rest ngk boleh banyak gerak dan yang paling penting pikiran harus benar-benar tenang.
Minggu sore pendarahan makin menjadi dan makin banyak, saya panik apalagi suami,  sibuk telf sana sini buat cari mobil karna dalam kondisi pendarahan dan ngk boleh banyak gerak kondisi ngk mungkin naik motor ke rumah sakit. karna saking bingung nya saya sampai lupa ganti pakaian d***m semua baju sudah penuh dengan darah.

Setelah dapat mobil kami bergegas ke klinik untuk ambil rujukan lagi, karna trauma takut di suruh bolak balik kayak sebelumnya, padahal kalo dalam kondisi emergency langsung ke UGD ngk masalah, hanya saja wanti-wanti takut suruh bolak balik lagi.
Sesampainya di rumah sakit saya langsung di tangani tapi sayang karna hari itu hari minggu dokter specialist kandungan ngk ada, jadi saya di tangani dokter umum dan harus menunggu hari senin.
Karna pendarahan yang ngk berhenti, saya di Rawat inap di rumah sakit, untuk ke 2 kalinya dengan penyakit yang berbeda, menginap di rumah sakit itu ngk enak di catet ya ngk enak banget, mana ngk bisa tidur, terus agak sedikit bising makanannya juga ngk ada rasa.
Hari itu saya di ruangan yang steril, bergabung dengan ruangan ibu dan anak, memang tempat nya ruangan khusus bersalin dan bayi.

Sekitar jam 2 malam pendarahan makin menjadi dan perut pun nyeri, saat itu kasur dan spray rumah sakit sudah penuh dengan darah, suami panik, nyari suster satu pun tak ada di resepsionis dan ruangan jaga, sekitar 30 menit ternyata perawatnya ada di ruangan dokter dan lagi tidur, huft....  Hanya bisa ngelus dada.
Satu perawat datang dan cuman bisa ngomong "kita tunggu keputusan dokter ya pak, kami juga ngk bisa ngapa-ngapain, biasanya kalo sudah seperti ini pak sudah tidak ada harapan, biasanya sudah pasti Keguguran" , mendengar itu saya langsung drop dan tanpa sengaja air mata pun jatuh tanpa henti.
Hanya bisa pasrah dan tetap menemukan keajaiban.
Kemudian suami pun meminta untuk ganti spray karna sudah penuh dengan darah, lagi-lagi kami harus menghela nafas saat perawatnya bilang spray tunggu jam 7 pagi aja pak, karna petugas yang ganti spray adanya pagi,  spray nya pun sama mereka.
Lagi-lagi suami harus mengecek jam berapa dokter ada, dengan kecewa kami harus menunggu hari senin jam 7 malam, padahal kan ini masih minggu pagi, kami harus menunggu sehari semalam buat konsultasi dengan dokter kandungan, mau tak mau harus menunggu.
Tiba di hari senin malam antrian di no 1 dan hasil dokter agak menenangkan, karna masih bisa di pertahankan, kantong rahim masih ada janin nya, harus menunggu 2 hari lagi perkembangan nya untuk USG lagi.
hasil USG pertama kantong rahim dan janin masih bisa di pertahankan

Dengan begitu saya harus menginap 2 hari lagi di rumah sakit.
Senin malam jam 1 dini hari tiba-tiba perut nyeri luar biasa dan butuh ke toilet buat buang air kecil,  saat duduk di kloset tiba-tiba ada yang keluar seperti gumpalan hati ayam, deras banget serasa ada yang jatuh, pas di cek ke kloset sudah tidak ada apa-apa.
Di sana saya menagis sejadi-jadinya, karna tiba-tiba perut ini terasa lega dan tak ada yang mengganjal seperti waktu pertama hamil.
Suami berusaha menenangkan tapi apapun itu tetap perasaan ini tidak bisa di bohongi,  kehilangan itu memang kenyataan yang pahit.
Selasa keputusan pun di ambil dokter akhirnya memperkenalkan kami pulang dan saya harus mc selama 1 minggu, di rumah lagi-lagi istirahat total dan saya harus relax walaupun pendarahan masih tetap keluar tetap berfikir positive.
Karna dokter juga belum memutuskan fix kalo saya Keguguran.

hasil USG ke 2 janin masih ada dan tetap masih di pertahankan 


1 minggu setelah di rumah tgl 26 September setelah kontrol ulang ke rumah sakit dokter pun USG dengan menggunakan alat tak biasa langsung di masukkan ke rahim dan hasilnya samar-samar, untuk lebih jelasnya saya di suruh ke lab dan tes urine hasilnya juga samar-samar, air mata tak terbendung lagi, saat dokter menyatakan saya Keguguran.
Hasil yang mengecewakan, tanda garis dua sama-samar 

hasil USG ke 3 Rahim sudah kempes dan janin sudah tidak ada


Dunia ini rasanya mau runtuh,  serasa di sambar petir, hati ini benar-benar sakit,  tapi mungkin ini yang terbaik buat saya mungkin ALLAH punya rencana yang lebih indah, kehilangan itu memang sakit tapi kenyataan pahit tetap harus di jalani, cobaan yang luar biasa menguji kesabaran saya.
InsyaAllah saya ikhlas, ALLAH maha tau dan dia yang terbaik dari segala rencana.
Hanya bisa berharap secepatnya di beri pengganti.
Saat itu saya hanya di kasih obat peluntur dan tidak di kuret karna hasil USG Rahim saya sudah bersih, dan dokter menyarankan untuk kosong selama 3 bulan.

Alhamdulillah setelah 3 bulan kosong kami di beri Anugrah saya di nyatakan hamil dan kali ini benar-benar saya jaga, doa kami di ijabah ALLAH, saat ini usia kandungan 7 bulan dan InsyaAllah bulan 9 saya akan menjadi ibu seutuhnya.
Selalu berprasangka baik dan berfikir positive itu penting, karna ALLAH tidak akan memberi cobaan di luar kemampuan hambanya.
Jika teman-teman punya pengalaman seperti saya mungkin jangan terlalu putus asa karna kuasa ALLAH itu benar-benar tanpa kita bisa prediksi,  kalo dengarin omongan orang habis Keguguran biasanya susah untuk hamil lagi, tapi percaya lah saya buktinya dalam waktu 3 bulan saya sudah di beri amanah lagi untuk menjaga nya.
Yang terpenting saat di beri amanah di jaga sebaik-baiknya walaupun kita merasa kuat tapi belum tentu yang di dalam kuat, dan pikiran itu sangat mempengaruhi untuk kesehatan ibu dan calon bayi.
"semua akan indah pada waktunya"

Sabtu, 30 Juni 2018

Kawah Ijen dan Keindahan Blue fire

15


    
pemandangan di sekitar kawah ijen


Pemandangan di kawah ijen
    Setelah sekian lama vacum dengan dunia per blogg an kali ini saya hadir dengan satu cerita tentang surga kawah Ijen.
Cerita perjalanan ini adalah perjalanan kami tepatnya 1 tahun yang lalu dan baru sekarang saya sadar banyak perjalanan yang belum saya abadikan lewat secuil cerita di diary kecil saya, #akibat malas nulis.

Ini hari ke 2 kami,di banyuwangi setelah tragedi ketinggalan sunrise di Bromo dan pakek drama kepisah sama cowok-cowok.
Hari itu suasana gerimis malas-malas, padahal rencana kemarin kami naik ijen di cancel karna terlambat dan memutuskan ke baluran, sepulang dari baluran kami numpang leyeh-leyeh di kamar home stay nya mas joko warsito, kemudian jam 11 malam kami baru bergerak menuju Ijen dengan suasana gerimis yang bikin malas buat beranjak. 
Tapi karna kami nekat dan ngk mungkin cancel ke 2 kalinya buat naik ya kami lanjutkan perjalanan.
Teng jam 12 lewat dini hari kami tiba di paltuding tepatnya pos pertama sebelum muncak.
Karna udaranya yang dingin kami memutuskan  menunggu di warung untuk menghangatkan tubuh, sambil menikmati secangkir teh hangat dan pisang goreng, di situ kami berjumpa dengan pak  Bahri yakni salah satu penambang blerang di kawah ijen. 

Pak Bahri Tour Gat kami menuju Kawah Ijen

Saat menikmati hangatnya teh manis iseng-iseng nanya ke pemilik warung apakah ada yang bisa menjadi tour gate kami untuk menuju kawah ijen, pemilik pun dengan sigat memanggil pak Bahri, akhirnya keputusan deal dengan harga Rp 150.000 bapak Bahri menjadi tour gate kami menuju kawah ijen, sebenarnya tanpa tour gate juga bisa sampai ke kawh ijen, tapi tidak ada salahnya jika kita meringankan sedikit beban dari para penambang,  karna harga yang di bayar dari hasil keringat mereka tak sesuai dengan tenaga yang mereka keluar kan, intinya 150.000 di bagi lima mah buat kita hanya hitungan menit aja selesai, tapi beda untuk pak Bahri, uang segitu merupakan rejeki yang luar biasa, jadi bisa kebayang kan berapa upah penambang di sana.

nge teh sebelum mendaki
Rian, Eka Dewi,Asad,Eka Handa,Zack


Kini waktu sudah menunjukkan pukul 01:00 dini hari,  pintu gerbang pun di buka dan kami mulai bergerak menuju puncak kawah ijen, sebelum berangkat tak lupa berdoa terlebih dahulu untuk keselamatan dan beres-beres isi tas apa aja yang perlu di bawa.
Usahakan jangan terlalu banyak bawa barang karna bawa badan aja udah berat apalagi bawa barang,  usahakan bawa air mineral secukupnya dan perlengkapan gadgets serta dompet dan makanan ringan. 
Untuk perlengkapan lainnya jangan lupa safety seperti masker dan sarung tangan, kalo masker bagi kamu yang sensitive baiknya menyewa masker pada para penambang biasanya sudah di sediakan dengan harga Rp 25.000, kalo sarung tangan untuk mengurangi dingin bisa kita beli dengan harga Rp. 10.000. 
Perlengkapan sudah,  barang bawaan sudah juga,  berdoa juga sudah tinggal melangkahkan kaki dan tekat hati nyampek puncak.
Perjalanan di mulai awal perjalanan masih biasa saja,  walau agak mendaki masih bisa di lewati, lanjut ke jam berikutnya dua jam perjalanan saya mulai lelah, mulai ngos-ngosan, jalan pun makin menanjak, akhirnya saya minta istirahat sebentar untuk mengumpulkan tenaga lagi, minum air putih dan duduk sejenak agar tenanga terkumpul kembali, teman-teman yang lain tak berhenti memberi semangat karna di antara mereka kondisi saya lah yang paling di ragukan, padahal saat itu Asad juga lagi masa penyembuhan dari sakitnya kondisinya pun tak cukup baik, tapi tetap salut dia masih kuat dan semangat tanpa ngeluh,  berbeda dengan Eka Handa selalu mandiri dan tak pernah mengeluh, bahkan dia terlihat biasa saja saat mendaki, benar-benar salut, sementara Zack dan Rian anteng dan cool mandiri banget dan selalu ngasih semangat.

Sepanjang perjalanan saya selalu bertanya ke pak Bahri apakah jalan mendaki seperti ini masih panjang dan jauh, dengan sigap pak Bahri menjawab " ngk kok mbk dikit lagi malah mau nyampek,  kalo ngk kuat berhenti aja dulu nanti jalan lagi, ngk usah buru-buru lagian ini masih dini hari waktu masih panjang"  saya pun sedikit lega, tekat harus kuat ngk boleh manja, jangan hanya karna saya yang lain jadi ngk keburu liat blue fire. 
Akhirnya perjalanan di lanjut, karena tekat yang kuat akhirnya semangat terkumpul kembali, yang tadinya tanjakan mendaki terasa berat karna sudah mulai terbiasa akhirnya bisa di lewati.
Jam 2:40 kami sudah sampai di atas dan jam 03:00 dini hari kami di ajak turun oleh pak Bahri untuk melihat blue fire.




blue fire

Ternyata perjalanan turun itu lebih melelahkan dan agak seram menurut saya dari pada mendaki, karna perjalanan turun menuju blue fire curam dan banyak melewati bebatuan licin, untung ada pak Bahri yang selalu menuntun saya, selain licin jalanya juga agak curam jadi perlu pegangan, entahlah lagi-lagi di sini saya yang perlu bantuan, sementara yang lain bisa mandiri,  apalagi Eka Handa salut ama semangat dan keberaniannya, ngk salah ni anak suka tinggi dan extreme. 
Akhirnya 30 menit kemudian kami sampai di bawah, melihat keindahan secara langsung dengan mata telanjang, indah nya kuasa ALLAH luar biasa, lagi-lagi saya mengucap syukur bisa sampai ke sini dengan keindahan yang luar biasa.
Blue fire ini hanya ada di 2 negara yaitu Indonesia dan Iceland, suhunya mencapai 700°c,
Kebayangkan gimana panas nya. 

jalan berbatu yang licin menuju blue fire





Sesampainya di bawah Zack dan Eka Handa melihat langsung para penambang dari dekat,  mereka melihat bagi mana cara mereka menambang dan membuat pernak pernik cantik dari batu hasil tambangan mereka, dan mereka pun membeli beberapa cendera mata, sementara saya hanya berdiri agak jauh dari api dan para penambang bersama Asad sambil menunggu Zack dan Eka Handa,  sementara Rian hanya sebatas mengambil foto dan setelah itu berkumpul menunggu bersama kami.
Puas sudah di bawah kami mulai naik lagi untuk melihat keindahan pemandangan kawah ijen, lagi-lagi saya berdecak kagum, selain udaranya segar pemandangan nya juga luar biasa indah. 
Dari sudut mana pun tak ada tempat yang tak bagus, semua bagus dan indah, rasanya ingin berlama-lama di sana tapi apa boleh buat, waktu juga yang membatasinya,  kami harus secepatnya turun lagi dan sebelum jam 8 pagi harus sampai di paltuding.
Perjalanan turun memang lebih mudah tapi lebih capek karna harus menahan beban tubuh, setelah melihat sekeliling ehhh ternyata tadi malam ngelewatin jurang dan jalan mendaki yang aduhai kalo siang mungkin ngk sanggup deh nanjak lagi. 
Keindahan pemandangan di kawah ijen

tangga sebelum turun menuju blue Fire





Sabtu, 02 Juni 2018

Tradisi Ramadhan di Pulau Bawean

20


Tradisi mamaleman salekor
sumber by : waro mukri


Bawean adalah pulau kecil yang terletak  di sebelah utara Gresik .
Pulau ini masuk dalam Kabupaten Gresik , sementara untuk kecamatan sendiri pulau Bawean terdiri dari dua kecamatan yaitu Sangkapura dan Tambak .
Penduduk di pulau ini ada sekitar ± 70.000 jiwa.
Letak pulau Bawean
sumber by google

Dua kecamatan di pulau Bawean
sumber by google

Rata-rata penduduk Bawean ini lebih banyak wanita dari pada pria, di karena kan kaum pria di Bawean  merantu dan mencari nafkah keluar pulau sebagian besar pelaut.

Uniknya di pulau ini ada berragam tradisi dan kekayaan alam , di antaranya tradisi saat peringatan maulid nabi dan malam ganjil bulan ramadhan , sedangkan kekayaan alam nya pulau Bawean punya pantai yang berpasir putih dengan berragam ekosistem laut, dan banyak yang perlu di kupas tentang pulau putri nan menawan ini.

totolongan saat maulid nabi
sumber by waro mukri
Hamparan pasir putih di salah satu pantai pulau Bawean
sumber by : gresik tourism
salah satu ekosistem laut pulau Bawean
sumber by : Baweantourism


Kali ini berhubung bulan ramadhan saya akan bercerita tentang malam ganjil bulan Ramadhan, kalo kami menyebutnya malem salekor atau malam ke 21 atau sering juga di bilang mamalemman ,setiap malam-malam ganjil di setiap rumah yang masih memiliki balita hingga anak-anak berusia 6-7 tahun menyediakan makanan atau cemilan yang berupa jajanan anak-anak.
Kalo jaman dulu jajanan ini masih menggunakan makanan tradisional, tapi untuk zaman modern ini semua serba praktis, jajanan anak-anak yang berfariasi dan praktis menjadi pilihan menarik buat mereka.

makanan tradisional untuk mamaleman namanya tae mancok.
sumber by : waro mukri

Jajanan untuk mamaleman kini jajanan lebih praktis yang bisa di dapat di pasar-pasar tradisional
sumber by: waro mukri

Di setiap teras rumah mereka memberi hiasan dan berbagai macam makanan serta jajanan anak-anak, cara merka untuk melakuakan tradisi ini pun sangat sederhana, cukup dengan hanya bertukar makanan atau jajanan yang telah mereka sediakan dari satu rumah ke rumah lain, begitu sebaliknya, tak lupa tuan rumah yang di datangi pun mendatangi atau membalas dengan mengantarkan jajannya untuk bertukar ke rumah lainnya.
Saat mamalemman suana kampung ramai dengan anak-anak, berbagai pernak pernik dan hiasan tiap rumah memeriahkan suasana malam ganjil.
Tradisi ini di lakukan mulai malam ganil ke 21, 23, 25, dan 27 ramadhan, untuk tujuannya sendiri adalah dengan terusdi adakanya  tradisi ini akan lebih mempererat tali persaudaraan.
Hiasan di teras rumah untuk mamalemman
sumber by :waro mukri

Tuan rumah yang siap mamalemman untuk bertukar makanan dari satu rumah ke rumah lainnya
sumber by : waro mukri
Anak-anak yang naru saja berkunjung dari satu rumah ke rumah lainnya dengan membawa bingkisan jajanan yang siap untuk di antar.
sumber by waro mukri


Tradisi ini selain mempererat tali persaudaraan antar sesama juga mengajarkan hidup bersosial yang di tanam kan sejak dini kepada anak-anak,
agar nantinya mereka tak melupakan tradisi yang sangat kental penduduk pulau ini yaitu sosialisai dan saling bergotong royong.

Ini adalah tradisi di daerah saya saat bulan ramadhan bagaimana tradisi di daerah teman-teman lainya, pasti ada banyak hal-hal unik dan meriah saat bulan ramadhan.
yuk berbagi cerita.










Senin, 21 Mei 2018

Silaturrahmi Blogger Kepri, Buka Bersama Di Allium Hotel

2

Silaturrahmi Blogger Kepri Buka Bersama di Allium Hotel

Teman-teman Blogger Kepri

  Yang namamya buka puasa bersama di bulan Ramadhan itu suatu tradisi bagi kami umat muslim. Banyak sekali manfaat buka bersama di bulan nan suci ini.

Salah satunya yaitu mempererat tali persaudaraan dan silaturrahmi tetap terjaga, yang terpenting puasa InsyaALLAH tetap terjaga.
Hari Sabtu 19 Mei 2018 Blogger Kepri Buka Puasa Bersama di Allium Hotel.

Alhamdulillah puasa tahun ini di beri kesempatan untuk berkumpul dan silaturrahmi kembali sama teman-teman belogger.


silaturrahmi anggota blogger kepri

Suasana di Paris Lyon cafe saat menjelang buka puasa sudah ramai dan diiringi oleh live music, pengunjung cafe kesana kemari untuk memilih menu-menu yang telah di sajikan oleh Allium hotel.

Banyak menu yang di sajikan setiap harinya di hotel Allium ini, setiap hari menu-menunya berubah mulai dari masakan nusantara hingga masakan internasiaonal.

Kali ini saya berkesempatan menikmati masakan nusantara.
Berragam lauk pauk, ta'jil sampai aneka minuman segar, tak ketinggalan pula pencuci mulut buah-buahan segar.

Beraneka ragam menu yang di sajiakan saat itu sangat menggugah selera dan pastinya bikin bingung, saking banyaknya menu yang tersedia saat itu, salah satu contohnya seperti Martabak, mie ayam jawa, tahu tek tek, nasi pecel madiun.
Untuk menu lauk pauk nya ada rawon, sayur lodeh, gharang asem ikan (asam pedas), ayam bakar,telur, aneka sambal dan acar.

Masakan Nusantara 
Aneka acar dan Sambal

Tahu tek-tek
Mie Ayam Jawa
Nasi Pecel Madiun

Martabak

sementara untuk aneka ta'jil di sediakan : macam kueh-kueh tradisional dan tak ketinggalan ada yang beda dari menu nusantara terselip menu internasiaonal yaitu pizza yang rasanya menggugah selera.
sementara untuk minuman dan pencuci mulut ada jus, es lilin, kopi dan teh hangat, teh tarik, es cendol,aneka buah dan salad.
Es Lilin
Cendol dan keripik pisang
Jus Buah, Kopi dan Teh hangat
Aneka Buah
Aneka Salad dan Buah
foto by Roma

Beraneka ragam menu yang di sajikan membuat saya bingung harus pilih yang mana, bagai mana tidak menu yang di sajikan pas banget dengan lidah Indonesia kaya akan rempah dan sangat berfariasi.
Tidak hanya sampai di menu saja, bagi keluarga yang ingin berbuka puasa membawa si kecil tenang Hotel Allium menyediakan tempat bermain anak.

Bagi yang doyan berpose ria Allium Hotel menyediakan lobby yang instagramer banget.

Habis Solat Pose sejenak di lobby
Dekor di lobby yang Ala-ala banget

Untuk ibadah? tentunya ini yang paling utama ngk jauh dari lobby ada mussholla yang nyaman banget dan lebar.
Ruangan yang di sediakan juga ada 2 pilihan,full Ac dan smooking area.

Jadi tunggu apalagi, dengan fasilitas dan menu yang beraneka ragam kamu sudah bisa menikmati buka puasa dengan harga terjangkau.


Hanya dengan 128.000 per pack kamu sudah mendapatkan beraneka ragam masakan nusantara dan internasional.
Jika pemesanan 30 pack kamu bisa request ruangan tersendiri.

Paket yang di sediakan pun selain murah ada promonya. Setiap pemesanan 10 pack gratis 1 loh.

Yuk ahhh mumpung puasa masih panjang rencanakan buka puasa bersama kamu di Hotel Allium aja.
Allium Hotel
Komplek Panorama Nagoya
Sungai Jodoh - Batu Ampar
Kota Batam
Telpon : 0778-452888