Laman

Senin, 29 Mei 2017

Kemeriahan Bajafash 2017

  Bajafash2017 kali ini di adakan di salah satu hotel berbintang Radison.
Tema yang di selenggarakan tiap tahunnya berbeda, nah untuk tahun 2017 panitia penyelenggara mbk Indina Putri Fajar mengkombinasikan antara musik jazz &  fashion,  kolaborasi antara musik dan fashion yang di combinasikan ini cukup menarik, karena selain mengangkat musik jazz juga memperkenalkan koleksi dan karya disainer anak bangsa.
Bangga pastinya jika karya anak negri ini di tampilkan dalam Ajang-ajang bergengsi seperti Bajafash2017.

Beruntung saya bersama teman-teman Blogger mendapatkan kesempatan untuk menyaksikan Bajafash2017.
Bajafash ini di adakan dengan tujuan untuk memperkenalkan musik jazz ke masyarakat dan mengkombinasi nya dengan fashion.
Bajafash2017 ini  berlangsung dari tanggal 13-14 may 2017.

Di hari pertama 13 May 2017 di adakan acara conference dengan artis dan manajemen Bajafash2017 yang akan tampil di keesokan harinya.

Sebelum pres conference ada pertunjukan busana dari karya disainer dalam dan luar kota Batam, para model tampil dengan anggun nya melenggok dan berjalan di sepanjang karpet merah ballroom Radison.

Pres conference Bajafash 13 May 2017

Hari kedua, acara dimulai sejak pukul 5 sore. Aksi panggung dibuka oleh pemain kompang yang meramaikan suasana di acara pembukaan Bajafash2017,  Kemudian dilanjut dengan penampilan grup band Geliga yang beranggotakan 1 orang wanita cantik berbusana muslim menjadi penyanyi nya, di sela-sela penampilan Geliga para model mulai memperagakan busana dari Roemah kebaya, busana yang di peragakan para model bernuansa dan ciri khas Indonesia banget, warna warni dan model busana yang di padu padankan sangatlah unik dan modern.
Setelah penampilan Geliga berakhir acara break sejenak untuk memberikan kesempatan kepada para penonton muslim melaksanakan ibadah solat magrib.

Busana dari Roemah Kebaya


18:30 acara di mulai kembali yang di lanjutkan dengan penampilan band  Ikkubaru yang berasal dari bandung dan lebih dikenal di Jepang dari pada di Indonesia.
Lantunan musik yang di mainkan Ikkubaru  tak kalah menarik dengan Geliga, Lantunan musiknya mengiringi model-model yang  mengenakan  perancang busana Atta Sarita Thaib.


Ikku Baru

Setelah penampilan dari Ikkubaru berlanjut penampilan dari wanita cantik khas Indonesia yang memiliki ciri khas suara yang sangat memukau yaitu Soukma, wanita cantik sang soloists jazz ini meliris album dengan ciptaannya sendiri dan berhasil membawakan lagu-lagu daerah yang di di padu dengan musik jazz.
Di sela-sela Lantunan lagu yang di bawakan Soukma

Lalu muncul seorang wanita mungil bersuara khas, dialah Soukma. Seorang soloist jazz yang telah mengeluarkan album berisi ciptaannya sendiri, selain itu Soukma juga berhasil membawakan lagu daerah yang di kolaborasi dengan musik Jazz.
Di sela-sela Lantunan lagu yang di bawakan Soukma muncul lah model dengan gaun karya desainer asal Batam yaitu mba  Natasya Rofalina dan Feby Erika.


Soukma



Gaun karaya Natasya Rofalina dan Feby Erika


Penampilan berikut nya dari Band asal Jakarta Lightcraft, sebuah band indie rock yang membuat suasana ruangan menjadi semakin berenergi dan semangat karena memunculkan sisi rock yang di combinasi dengan musik jazz.


Light Craft


Pertunjukan dilanjutkan oleh Asian Rhythm Project, personilnya terdiri dari berbagai negara dan diselingi oleh penampilan para model yang menggunakan busana dari desainer  Tyramona Toraja.
Desainer  ini menggunakan motif dari batik Toraja.

Dan penampilan yang di tunggu - tunggu paling akhir dan dinantikan adalah penampilan dari wanita cantik asal  negri jiran Sheila Majid.
Penampilan nya yang memukau dengan berbusana hitam putih terlihat anggun.
Suaranya yang merdu membuat para penonton yang hadir terpukau.
lagu yang di lantunkan pun sangat tak asing di telinga, penyanyi yang naik daun di era tahun 90an ini menyanyikan lagu handalannya yaitu Jangan Kau Pergi, tanpa aba-aba penonton pun ikut melantunkan lagu khas dari negri jiran ini.
Begitu meriah acara Bajafash 2017 ini, perkenalan musik Jazz ke masyarakat tak se sulit yang kita bayangangkan, peminat Jazz di masyarakat cukup lumayan di kenal.
Semoga dengan adanya Bajafash2017, Perpaduan antara musik Jazz dan fashion dapat lebih di kenal masyarakat luas, dan semoga kedepanya acara bajafash lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya Amin.

Penampilan Shaila Majid



Rabu, 08 Maret 2017

Traveling Ala Cowboys - Edisi Coban Pelangi

Coban Pelangi
Hai guy's
Kembali lagi di cerita perjalanan saya bersama 4 teman lainnya di Edisi Coban pelangi.
Kali ini kami berkunjung ke salah satu tempat wisata masih di sekitaran kawasan Bromo Jawa Timur yaitu Coban pelangi. Dinamakan Coban Pelangi karena terkenal dengan pelangi yang muncul di dasar sungai. Percikan air dari atas yang jatuh ke dasar sungai menimbulkan warna indah pelangi, fenomena ini bisa kita nikmati saat cuaca cerah sekitar jam 09:00 sampai  jam 14:00 wib.

saya bersama 4 teman lainnya Zack,Eka Handa, Saya, Joko dan Rian


Coban Pelangi ini merupakan salah satu tempat wisata yang sayang untuk di lewatkan jika kamu berkunjung ke Bromo, karna perjalanan menuju coban Pelangi cukup menakjubkan,
kamu bisa menikmati udara sejuk pedesaan dan menyaksikan pemandangan yang luar biasa indahnya.
Di sepanjang jalan menuju coba pelangi sisi kanan dan kiri jalan terdapat jurang yang di sulap menjadi perkebunan dan sawah, yang persis berada di pinggir bibir tebing membentuk pemandangan yang berundak-undak, sangat luar biasa indahnya. 

Peta Wosata Coban Pelangi

Jalan Menuju Coban Pelangi

Pemandangan seperti ini tentunya buat saya sangat langka, karena saya tinggal dan besar di kota metropolitan, dimana pemandangan sekitarnya adalah bangunan bertingkat, mall dan jalan raya.
Perjalanan menuju coban Pelangi ini bisa di bilang sangat extreme, karna jalan setapak yang hanya bisa di lalui 1 mobil untuk 2 jalur, kebayang kan Guy's gimana sempit nya tuh jalan, benar-benar extra hati-hati jika berkendara di jalur ini. 

Jalanan di sini juga licin, jadi alangkah baiknya jika ke wisata bromo menggunakan (menyewa)  jeep, selain driver nya yang sudah faham akan kondisi jalan, kendaraan yang di gunakan memang khusus untuk kondisi jalan mendaki dan tahan licin seperti jeep. Tapi ngk usah takut Guy's selagi kamu berhati-hati dan tetap waspada mengikuti rambu-rambu jalan yang ada insyaALLAH selamat sampai tujuan. Apalagi saat kamu sudah sampai di coban pelangi rasa takut lelah dan capek terbayar karna indah nya air terjun coban Pelangi ini.
Coabn Pelangi
Jembatan Menuju Coban Pelangi




Lokasi coban Pelangi ini tak jauh dari tempat parkir jeep yang kami sewa,  jarak nya sekitar 2km dari jalan umum. Kamu harus sedikit mengeluarkan tenaga untuk mencapai ke lokasi coban Pelangi ini. Untuk jalur menuju lokasi jalannya menurun, dan melewati jembatan di atas sungai, sementara jalur pulang agak sedikit mendaki Capek? sudah pasti, tapi  semua terbayar saat bisa menyaksikan pemandangan indah Coban pelangi. Ohh ia untuk cerita dan tempat wisata lainnya kamu bisa berkunjung Blog mbk menix, Di sini kamu bisa mendapatkan berbagai informasi, perjalanan menarik dan tempat wisata lainnya dari berbagai tempat.

Senin, 27 Februari 2017

Traveling Ala Cowboys - Edisi Bromo


Hai guy's masih ingat dengan cerita traveling Ala Cowboys Edisi Pasir Berbisik?
hahaha, saat perjalanan kami dibarengi oleh kemacetan dan edisi ngemper di dalam bus. 

Nah...  kali ini edisi Bromo yang pake tragedi kepisah ama cowok-cowok bejambol. Saat itu waktu menunjukkan pukul 07:00 pagi. Setelah selesai berselfie ria di pasir Berbisik kami pun melanjutkan perjalanan menuju Bromo. Hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit menuju gunung bromo dari lokasi pasir Berbisik. 

Kebetulan cuaca saat itu mendung dan berkabut jadi kami tidak bisa menyaksikan sunrise, sebenernya ada beberapa titik lokasi  pariwisata untuk menyaksikan sunrise di gunung Bromo ini,  yaitu bukit penanjakan 1 dan 2, puncak gunung bromo, bukit mentigen, bukit kingkong atau bukit cinta. Saat itu karena kami terlambat menuju lokasi akhirnya kami memilih tempat terdekat ke lokasi gunung bromo yaitu penanjakan 2. Kondisi saat itu terlihat kabut, pemandangan gunung batok dan tangga yang lumayan tinggi menuju puncak gunung bromo juga terlihat kurang jelas, lebih banyak awan dan Kabut.

 View Gunung Batok

Baru saja sampai di lokasi,  Asad dan Zack udah kangen toilet, hahaha maklum guy's daerah di sana benar-benar cool. Akhirnya mereka duluan dan kami menunggu di tangga menuju puncak, selang beberapa lama mereka tak kunjung tiba, saya, Eka Handa,  Rian dan Joko memutuskan untuk melanjutkan perjalanan menuju puncak Bromo, mungkin mereka sudah duluan dan menunggu kami di puncak.

Jalan dari Jeep menuju tangga Bromo membuat saya kelelahan, mungkin karena kurang tidur dan kurang istirahat, terlebih disepanjang jalan menuju tangga terlalu banyak kotoran kuda, jadi saya agak terganggu dengan aroma yang menyengat dari kotoran tersebut, apalagi cuaca agak lembab dan sedikit basah, jadi kebayang kan gimana aromanya.

Pantang menyerah, itu yang saya tanamkan di dalam hati, apalagi melihat semangat rekan saya, yang namanya kembaran dengan saya, saya pun makin terpacu untuk sampai di atas puncak. Lagi-lagi ada saja kendala, tangga menuju Bromo macet layaknya jalan raya yang tak bergerak,  mungkin karena bertepatan dengan hari libur, pengunjung jadi membludak, sebagian dari mereka mungkin kelelahan dan istirahat sejenak di sana.


Setengah perjalanan menuju kawah Bromo

Lagi-lagi wanita yang tanpa rasa takut si Eka Handa mencari jalur cepat melewati tanjakan yang di luar jalur, wowwww luar biasa,  semangat dan keberaniannya patut di tiru,  sementara saya baru mencoba beberapa langkah sudah menyerah dan memilih jalur yang di sediakan. Ibaratnya pepatah alon-alon asal klakonHahaha ya begitu lah kami nama boleh sama tapi sifat dan kepribadian seseorang itu berbeda.

Akhirnya sampai juga di puncak kawah Bromo, susah payah terobati dengan melihat keindahan ciptaan sang Kuasa yang begitu luar biasa. Berharap di puncak bertemu dua pria yang terpisah, ehhh ternyata mereka tak muncul juga. Mungkin mereka masih mengantri atau sudah duluanKarna keadaan di atas cukup bikin gamang dan menyaksikan secara langsung vulkanik yang di keluarkan dari kawah gunung bromo cukup mengganggu mata dan muka, banyak butiran pasir yang terbawa oleh angin, lalu menempel dikulit dan memasuki mata, akhirnya kami memutuskan sebentar saja berada di bibir kawah.


 Kawah Gunung Bromo

 Deretan pengunjung dibawah

 Selfie di bibir kawah Bromo


Setelah berfoto sekedar nya kami pun turun dan tetap setia mencari babang Asad dan Zack  yang terpisah dari grup, Alhamdulillah tetap ketemu mereka dan ketemu nya di kawasan toilet lagi,  hahahaha. Ternyata kami miss comunication, mereka berusaha menelfon kami hingga beberapa kali, dan hebat nya tak satu pun dari kami yang sadar ada telf masuk,  ya maaf  Asad & Zack. 

Yah begitu lah perjalanan, ada-ada saja ceritanya,  beraneka ragam pengalaman yang pastinya seru dan mengasyikkan jika dilalui bersama 4 teman seperjalanan saya. Karena mereka berempat perjalanan jadi penuh warna, penuh cerita, dan penuh pengalaman yang berharga tentunya. ok next to be continue, masih ada Coban Pelangi dan perjalanan menuju Coban pelangi yang Luar biasa Indah.


eka_dewi_puspita

Jumat, 23 Desember 2016

Traveling Ala Cowboys- Edisi Pasir Berbisik

Gurun Pasir di Bromo "pasir berbisik" 
10 - 17 December sudah saya tetap kan sebagai  hari merdeka berjamaah,  hahaha ya ia lah guy's setelah sekian lama menjalankan aktivitas padat merayap akhirnya gue merdeka dari yang namanya kerja. 
"ceee ileee sok sibuk amat, padahal ngk sesibuk itu sih"

Sabtu, 10 December 2016 Waktu menunjukkan pukul 14:30 gua udah nyampek bandara internasional Hang Nadim, sementara pesawat ✈ keberangkatan saya pukul 17:00. (kecepatan nyampe bandara sih, saking semangat nya liburan)



Menuju Surabaya



Liburan kali ini saya dan 4 teman lainnya yaitu www.hijabtraveller.com, www.livejournalofasad.com, www.zackamega.com, dan Ryanda Rizal akan Explore Jawa Timur.
Surabaya - Malang - Batu -  Banyuwangi - Bali.
Tepat pukul 19:30 pesawat kami mendarat cantik di Bandara Juanda.
malam itu kami langsung memutuskan menuju Malang. 
tujuannya adalah melihat sunrise di Bromo.

Dari bandara kami langsung menuju terminal Bus antar kota BungurAsih (terminal bus Purabaya) . 
Sebelum berangkat kami sempatkan makan malam terlebih dahulu di terminal. 

Welcome to Surabaya



Terminal Bungur Asih
Makan malam sebelum berangkat



sekitar pukul 21:00 Bus Surabaya - Malang pun tiba, semua berdesakan buat nyari kursi kosong, sialnya dari kami ber 5 yang lucky cuman 1 orang dapat tempat duduk, sementara sisanya ngemper di lantai bus bahkan ada yang duduk di tangga sepanjang perjalanan Surabaya - Malang. 
Asik sih dapat pengalaman ngemper di bus bareng temen-temen yang gokil dan baik hatinya, selain pengalaman ngemper bareng kami juga bisa selonjor cantik di dalam bus wakakakak. 
Si Eka Handayani dapat teman ngobrol di dalam bus "sampai lupa nanyain namanya saking asiknya ngobrol " ,  kalo Asad karena lagi dalam masa pemulihan dari sakit types nya banyakan selonjoran di dalam bus, sementara  zack dari awal bus jalan udah molor duluan hahahaha "dia anaknya emang ngk tahan ngantuk"  sementara Rian duduk ngemper depan pintu dan duduk di tangga bersama penumpang lainnya.

Jika di perkirakan perjalanan Surabaya -  Malang itu hanya memakan waktu ± 3 jam.  Berhubung jalanan macet se macet macet nya perjalanan yang harusnya 3 jam jadi 5 jam ampun DJ sakit pinggang di buatnya.
Alhamdulillah ya dalam kondisi yang sesak ngemper dan kejebak macet kami semua tetap semangat, Apalagi Duo Eka selalu cengengesan dalam kondisi apapun.
Tepat pukul 03:00 kami tiba di Malang, si mas Joko Warsito dan jeep yang kami sewa udah nungguin ampek jenggotan.
Jeep pun melaju menuju Bromo, sebelum nya kami ke rumah singgah untuk ke toilet dan sekedar cuci muka.
Cuaca saat itu gerimis di tambah suhu di Malang emang terkenal sejuk. 
Bismillah Jeep pun melaju dengan kencang nya, akhirnya kami tiba di pintu masuk dan membeli karcis yang di kenakan biaya Rp. 38000 per orang. 
Perjalanan kami lanjut menggunakan Jeep menuju Bromo. Jalanana yang sempit dan gelap tak mematahkan semangat kami,  (ya ia lah guy's cuman tinggal duduk manis doank di dalam Jeep).

Karena hujan  jalanan agak becek dan licin, di pertengahan jalan kami sempat melihat beberapa pickup kejebak dalam lumpur. 
Karena kami menggunakan Jeep, lubang, lumpur, becek, bahkan jalanan licin pun bisa di lalui. 
Asik sih habis ngemper di bus lanjut uji adrenalin dalam Jeep, Duo Eka lagi-lagi cengengesan duduk di depan saat Jeep muali menerobos lubang, lumpur dan jalanan yang berkelok-kelok. 
Sementara Kang Mas Joko sesekali teriak dan terkaget-kaget di belakang. 
Kalo Asad, Zack dan Om Rian tetap jadi cowok yang gaya nya sok cool #eeaaak.

Sekitar jam 5:30 kami sampai di gurun pasir yang terkenal dengan nama pasir berbisik. 
Sesi pemotretan pun di mulai, sibuk dengan kamera dan gaya masing-masing, demi follower dan poto keceh cuaca dingin lewat, jaket pun di lepas,  1...2...3... cekrekkk.... 
dari poto ala-ala di Jeep sampai poto ala-ala selendang sutra,  wakakakak Ja'im?  ihhh lewat cyiinnn, bodo amat dah ama yang lain,  intinya sih kami happy-happy, liburan ini benar-benar kami nikmati se maksimal mungkin, apalagi perginya sama babang - babang keceh dengan jambol yang kekinian, udah itu baik hati dan tidak sombong, kalian semua the best lah.

Ini baru cerita Pasir berbisik, masih ada cerita Gunung Bromo -  Bukit Teletubies - coban pelangi - kota wisata Batu - coban Rondo - Baluran - ijen dan Bali.
Foto Ala-ala di atas Jeep
Kiri Eka Handa,Zack mega, Eka dewi, atas Kiri Joko Warsito, Asad saputra, Rianda Rizal




Pasir berbisik di Kawasan Wisata Gunung Bromo
 
Gaya kekinian dengan view Gunung

   
Duo Eka 




To be continue guy's
_eka_dewi_puspita 



Minggu, 20 November 2016

Fame Trip Pulau Abang with Galang Bahari wisata

Pulau Rano-Snorkling Pulau Abang Trip Taken By Andi Motret

Minggu, weekend lagi saatnya explore lagi, saatnya jalan-jalan, saatnya vitamin sea, saatnya happy-happy.

Yuhuuu Minggu 13 November 2016,  Komunitas Blogger Kepri berkesempatan untuk liburan bareng Galang Bahari wisata untuk menikmati wisata ke beberapa pulau dan snorkeling cantik bareng ikan-ikan gendut yang bernama Nemo. Pagi itu cuaca agak mendung, semua anggota Blogger Kepri sudah berkumpul di halaman top 100  Batu Aji. Waktu yang sudah di tetap kan sesuai jadwal 07:30 saat nya berkumpul, dan 08:00 saatnya berangkat dari top 100  menuju jembatan 6 Barelang  pelabuhan PT. Pari.

Jam pun menunjukkan pukul 08:00 saatnya berangkat, saat itu anggota Blogger kepri yang berangkat ada 28 orang, kami menggunakan bus menuju Pelabuhan PT. Pari. Selama perjalanan cuaca agak digin-dingin  empuk dan enak banget buat bobok cantik dan tarik selimut,  tapi itu semua saya abaikan karna penasaran pengen liat yang namanya ikan badut yang sering di sebut Nemo. 

Bus pun melaju kencang di tengah rintikan hujan,  perjalanan pun terasa  cukup hangat walaupun di luar udara sejuk. Apalagi banyak anggota baru yang pertama kali gabung ikut fame trip. Sepanjang perjalanan menuju jembatan 6 Teh Lina Sasmita selaku admin di Blogger Kepri pemilik blog kece www.Linasasmita.com memberikan sepatah dua patah kata sambutan dan sekaligus absen sambil kenalan satu sama lain,  tak lupa pula tentunya do'a kami panjatkan kepada Sang Pencipta agar selamat sampai tujuan dan kembali lagi dengan selamat.

Di dalam Bus Saat Menuju Pelabuhan PT.Pari
Perjalan menuju pelabuhan PT. Pari memakan waktu sekitar 1 jam lebih,  tapi waktu tak terasa karena suasana di dalam bus penuh canda dan tawa. 09:15 Akhirnya tiba di pelabuhan PT. Pari jembatan 6. Namanya pelabuhan ya jelas tempatnya buat nyebrang,  kami serombongan langsung di sambut 2 buah boat pancung  untuk menuju Pulau Nguan atau bisa di sebut Rumah Singgah. 




Boat Di Pelabuhan PT.Pari Menuju Pulau Nguan
Perjalanan menuju rumah singgah hanya memakan waktu sekitar 10-15 menit. Namanya rumah singgah ya cuman buat singgah aja hehehe. Kami di sambut dengan baik oleh bang zaka atau sebut saja nama keceh nya bang zack,  beliau sebagai pemilik Galang Bahari wisata ini. 

Rumah Singgah Di Pulau Nguan Eka Handa, Asad Saputra, Eka Dewi, Zack Mega

Di rumah singgah ini kami di beri penjelasan tentang trip yang akan kami ikuti.  Apa yang boleh dan apa yang tidak boleh di lakukan selama snorkeling, Larangan keras yang di tekanan oleh bang Zack adalah:
1.Dilarang Buang Sampah Sembarangan
2.Mengambil dan Membawa Nemo pulang
3.Menginjak Terumbu karang.
catet harus di catet baik-baik hehe.

Bang Zack Galang Bahari Wisata Saat Menjelaskan Trip Wisata Pualu Abang
Di rumah singgah ini kami juga di berikan life jaket,  untuk para pemula dan yang ngk bisa berenang kayak saya wajib, kudu pakai life jaket ya guys, ini buat keselamatan juga. Ohh ia kamu juga nggak perlu takut kalo nggak bisa berenang, karena ada guide yang mendampingi dan memiliki sertifikat resmi, mereka juga ramah dan baik hati.
Peserta Snorkeling Sedang di Bantu Guide untuk pemasangan life Jaket
Sebelum berangkat tentunya ganti pakaian untuk nyemplung dan tinggalkan barang - barang yang nggak dibutuhkan saat snorkeling. Tenang tempatnya terjamin aman dan barang - barang bawaan kita akan terjaga dengan baik. Setelah selesai ganti pakaian kami pun menuju Pulau Ranoh,  pulau ini terletak di sekitar perairan Pulau Abang, pasir nya putih lembut dan pulaunya cantik, pulau ini tak berpenghuni, tapi jangan salah guy's di Pulau ini ada yang jualan loh.

Perjalanan dari Rumah Singgah ke Pulau Ranoh cukup memkan waktu yang lumayan lama, ±45 menit perjalanan,  di tengah perjalanan menuju Pulau Ranoh kami melewati hutan bakau, pulau-pulau kecil yang tak berpenghuni. Walaupun perjalanan cukup lama kami tak bosan berada di atas boat, karena banyak pemandangan indah di sekitarnya yang bisa kita nikmati.

Hutan Bakau Yang kami lewati saat menuju Pulau Ranoh
Sesampainya di Pulau Ranoh kami di briefing sejenak untuk di berikan pengarahan dan perkenalan alat snorkeling, dari namanya sampai cara pemakaian nya. Sebelum nyemplung ke air guide mengajak kami untuk pemanasan dulu.
Pulau Ranoh Dari Kejauhan Taken By www.andimotret.com

Guide Menjelaskan fungsi dan nama alat Snorkling

Nyemplung pun di mulai, akhirnya....
gaya berenang ngapung di atas air pun di mulai,  hahaha ia lah ngapung kan pakai pelampung di akibatkan tak pandai berenang.


Setelah praktek nyemplung selesai perjalanan menuju spot snorkeling pertama di mulai.
Jarak antara Pulau Rano ke spot pertama sekitar ±30 menit, spot pertama ini di sekitar perairan pulau Dedap yang masuk dalam perairan Pulau Abang. Aksi pun di mulai nyemplung dan berenang gaya ngapung hahahha.

Gaya Handalan Ngapung Cantik 
Ngk masalah ngk bisa berenang, toh saya masih bisa melihat terumbu karang dan ikan-ikan yang lagi pada berenang cantik di dalam laut. Di spot pertama ini saya masih belum ketemu Nemo, tapi masih bisa menikmati karang - karang cantik dan ikan - ikan karang yang lagi pada seliweran dan sembunyi malu-malu di balik terumbu karang.

Selain itu saya juga menemukan banyak hewan laut Bulu babi. Bulu babi ini jangan sampai ke injak atau ke sentuh ya guy's,  karena ia akan berbahaya untuk kita. cukup melihat dan jangan di ganggu.
Mungkin karena kelamaan berenang gaya ngapung dan asik banget sama keindahan bawah laut saya agak pusing saat itu.

Sempat mual dan oyong, maklum biasa mainnya di darat pas ketemu laut jadi kalap dan lupa diri dengan kondisi tubuh heheh. Untung nya pas lagi pusing kami di suruh naik ke pompong lagi untuk melanjutkan perjalanan. Ngk tau mau di bawa kemana,  tiba-tiba guide nya bilang ini pulau Dedap dan kita akan makan siang di sini. 

Ecosistem bawah laut Bulu Babi dan Ikan Nemo

Makan siang ke pulau Dedap,  Alhamdulillah pas lagi puyeng dapat makan,  jadi semangat lagi heheh. Makan siang kali ini di sediakan langsung dari Galang Bahari Wisata, kamu ngk perlu mikir siang makan apa dan bawa bekal apa,  semua sudah tersedia dan tinggal Nyam nyam. Menu yang di sajikan kali ini adalah ikan asam pedas,  kerupuk, sayur, teh hangat dan juga kopi. Uhhhh maknyuss banget pokoknya.
Makan Siang Di Pulau Dedap

Setelah selesai makan kami istirahat sejenak meluruskan kaki dan sambil duduk-duduk manis, bercanda bersama teman-teman Blogger Kepri. Puas istirahat para guide mengajak kami untuk lanjut ke spot berikutnya, ya spot berikutnya.
Ampun...  ini serius mau nyelem lagi?
#tibatibalupakalotadisempatoyong dengan tenaga yang udah terkumpul lagi saya dengan semangat naik ke pompong untuk melanjutkan snorkeling.
#ceritanyaketagihan


Dan sampailah di spot kedua nyemplung lagi. kali ini tempat snorkeling nya agak dalam kata pemndunya di sini kalo lagi cerah banya nemo dan terumbu karang nya bagus-bagus, apalagi kalo bisa nyelem dan muter-muter kayak ikan duyung,  alhasil bakalan kece banget pemandangan di bawah laut.
Berhubung saya ngk bisa nyelem temen saya yang bernama Zack dan Eka Handayani nyelem bareng cari nemo dan liat pemandangan bawah laut,  kalo saya cuman ngeliat nemo dari permukaan laut sambil gaya ngapung hahaha. 
Zack Mega Udah Kayak ikan duyung aja Nyelam Ganteng


Eka Handa saat Nyelam Cantik


Si Nemo saat itu lagi malu-malu jadi belum puas ngeliat udah sembunyi lagi.
Akhirnya saya nyerah dan naik ke pompong,  belum lama naik ehhhh si bapak bilang ayooo kita ke spot selanjutnya liat Nemo lagi.

Lagi-lagi saya hanya diam dan ngikutin aja,  pas sampai di spot ke tiga awalnya heran karena lokasi spot ke tiga ini banyak rumput laut,  awalnya ngk yakin mau turun.
Ketika yang lain pada nyemplung saya di terikain sama nama kembaran saya Eka Handayani "Eka sini turun Nemo nya banyak"  saya penasaran tapi pas liat dari atas terumbu karang aja bisa keliatan jelas banget, lelah pun akhirnya saya abaikan dan tak tahan godaan nyemplung juga byurrrrr.... 






Nemo Di Spot Sonrkling Ke 3 Taken by : Zack Mega


Bener-bener takjub, Nemonya banyak,  kali ini Nemonya jinak-jinak Indah banget, walaupun ngk bisa nyelam akhirnya bisa juga liat ikan badut warna warni berenang cantik di balik terumbu karang, dan saya benar-benar puas akhirnya keindahan bawah laut ciptaan yang Maha Kuasa Benar-benar bisa saya saksikan dengan mata telanjang.  Pengalaman yang luar biasa,  capek pasti tapi terbayar dengan keindahan bawah laut yang luar biasa, yang saya ingat kali ini bukan capek tapi seru, bukan kapok tapi ketagihan,  apalagi para pemandunya luar biasa baik, saat saya kesusahan dengan alat snorkeling yang sering lepas mereka langsung tanggap dan memperbaiki. Benar-benar luar biasa asyik dan dapat pengalaman seru hari itu.

Rasanya belum puas ngeliat Nemo kami udah di suruh naik lagi.
Waktu sudah menunjukkan pukul 16:00 Kita lanjut ke pulau Rano buat minum air kelapa, yuhuuu...  segerrrr kelapa muda di nikmati di pinggir pantai, sambil bersantai menghilangkan penat setelah snorkeling ke 3 spot.

Bersantai Di Pinggir Pantai sambil menikmati Kelapa Muda 
16:30 kami kembali ke rumah singgah, untuk persiapan bilas dan balik.
Selesai mandi sambil menunggu yang lain ngisi perut dulu dengan pop mie yang sudah di sediakan warga sekitar cukup merogoh kocek Rp 7000 kamu udah bisa kenyang.
Pas banget,  habis basah-basahan makannya pop mie.

Setelah semua sudah selesai, saatnya pulang, sepatah dua patah kata penutupan pun di sampaikan oleh bang Zack. Pengalaman yang seru bersama Galang Bahari wisata, cukup memuaskan dan bikin ketagihan. Jika kamu mau dapat pengalaman seru seperti saya bisa kontak Ke No Di bawah ini.
Hanya dengan merogoh kocek mulai dari RP 280.000, kamu sudah bisa menikmati wisata di pulau Abang bersama Galang Bahari Wisata.

Galang Bahari Wisata Call/WA/SMS
Zaka : 085264634106
Sani  : 081219544538

IG  : @pulauabangtrip
FB : https://www.facebook.com/galangbahariwisata/?fref=ts



Senin, 17 Oktober 2016

Puncak Tertinggi Batam - Bukit Kandap

     Hi...  guys nongol lagi di cerita blog saya yang tak seberapa,  kali ini saya mau cerita tentang pengalaman pertama saya ke puncak tertinggi nya Batam (katanya sih) namanya Bukit Kandap. 
Ok kali ini saya muncak bersama 3 teman saya yang luar biasa yaitu Eka Handayani www.hijabtraveller.com, Agus Saputra Asad www.livejournalofasad.com,  dan Zack Mega www.zackamega.com. Mereka bertiga Yang menyemangati saya hingga sampai puncak, dan pemandangan di atas bukit cukup  indah. 
Bukit ini berada di jembatan 6 ujung barelang.  Tepatnya lokasi berada di dekat pantai kandap. 



Dari Kanan Asad, Zack Mega,Eka Handa dan Paling Ujung baju Biru Saya


Pemandangan Indah di Puncak Bukit Kandap dengan pemandangan Pantai Kandap 


16 October 2016 menurut saya tanggal ini perlu di tandain pakek spidol warna merah,  terus kasih alarm di tanggal hp,  dan.......  nulis di blog buat saya kenang nantinya,  Yap bersejarah sekali buat saya nih tanggal karena ini pengalaman saya paling wowww, saya yang dengan kebiasaan Mager alias males gerak, jarang olahraga dan selalu punya masalah dengan kaki yang sering kesemutan, parises,  sampai sering keram tiba-tiba naik puncak paling tinggi di Batam,  ya elah...  tuh puncak serasa tinggi banget ya?  padahal enggak sih bagi para pecinta gunung hehehe, buat para pendaki gunung mungkin ini biasa saja, mungkin belum ada apa-apa nya di banding kan gunung yang merka daki ribuan Mdpl. 
Tapi buat saya O. M. G ini luar biasaaaaaaaaa "ngos ngosan adek bang".


  Perjalanan kami mulai sekitar jam 11:00 pagi,  sebelum berangkat tak lupa kami berdoa bersama kepada Sang Pencipta untuk keselamatan kami,  dan perjalanan pun di mulai. 
Awalnya wajah saya penuh semangat, masih sempat cekak cekikikan dan foto narsis tengah jalan sebelum muncak "hehe keliatan narsis kalo udah ketemu kamera pemirsa".


Narsis sebelum Naik Bukit


Jalan Menuju Puncak Bukit tertinggi Batam, taken By Eka Handayani

Selang perjalanan kurang lebih setengah jam saya mulai kelelahan,  karna jalan menuju puncak jalurnya masih belum jelas,  kami harus melewati ranting - ranting dan pohon-pohon yang sudah tumbang, belum lagi terjal, di tambah sepatu saya yang cocoknya buat sport buakn buat naik gunung, Jadi saya harus menjaga keseimbangan badan dan menahan beban badan saya yang beratnya 55kg pemirsa, "beban badan sendiri aja tak sanggup di bawa apalagi beban hidup"  ehhh...  kok jadi curhat hehe. 
Jadi ingat ya guys kalo mau naik puncak, bukit apalagi gunung usahakan pakai sepatu gunung, karena itu fungsinya untuk menahan agar tidak licin dan safety juga


Jalan Menuju Puncak Banyak Pohon dan Ranting yang sudah  Tumbang.

Ok lanjut ceritanya...  
Sekitar 1 jam perjalanan saya minta istirahat sejenak karena kecapean,  dan mual,  hmmmmm ingat punya ingat di malam hari saya kurang tidur akibat insomnia dan pagi-pagi sebelum muncak saya lupa sarapan, harap jangan di tiru pemirsa karena stamina itu sangat perlu buat naik bukit begini, usahakan kemana pun sebelum bepergian jaga kesehatan, kamanapun mau naik bukit, muncak apalagi naik gunug harus makan yang teratur dan jaga stamina, jangan sampai sakit dan menyusahkan Orang lain ya guys.
Setelah istirahat sekitar 15 menit, dan makan roti bekal yang di bawa eka handa, tenaga sudah mulai  terkumpul lagi kami melanjutkan perjalanan.

Akhirnya sampai lah kami di bukit pertama,  yang kami jadikan pos 1,  hahahaha itu pos kami aja yang kasih nama pos 1.
Seperti biasanya capek boleh capek narsis dan dokumentasi juga perlu, cekreeeekkk foto ala-ala di mulai.




Pemandangan Dari Bukit pertama sebelum mencapai puncak yang kami Sebut Pos 1



Setelah puas berfoto ria kami pun melanjutkan perjalanan, lagi-lagi saya mengucap,  cuaca yang panas nya luar biasa membuat muka saya merah macam udang rebus,  belum lagi keringat bercucuran dimana-mana,  dan merasakan haus yang luar biasa. 
Tiap sebentar saya bertanya masih jauh ya puncaknya, untung ada teman-teman yang luar biasa mereka selalu menyemangati saya hingga akhirnya saya bisa sampai juga di puncak bukit tertinggi Batam.

Kali ini bukan seberapa jauh dan mampu saya berjalan, tapi seberapa keinginan saya dan orang-orang yang selalu memberikan semangat hingga yang tak mungkin menjadi mungkin buat saya.
Thanks guy's Eka Handayani www.hijabtraveller.com,  Agus Saputra Asad www.livejournalofasad.com, and Zack Mega www.zackamega.com.
Kalian the best.


Kiri Asad Saputra, Zack Mega, Eka handa paling kanan Saya