Senin, 17 Oktober 2016

Puncak Tertinggi Batam - Bukit Kandap

18

     Hi...  guys nongol lagi di cerita blog saya yang tak seberapa,  kali ini saya mau cerita tentang pengalaman pertama saya ke puncak tertinggi nya Batam (katanya sih) namanya Bukit Kandap. 
Ok kali ini saya muncak bersama 3 teman saya yang luar biasa yaitu Eka Handayani www.hijabtraveller.com, Agus Saputra Asad www.livejournalofasad.com,  dan Zack Mega www.zackamega.com. Mereka bertiga Yang menyemangati saya hingga sampai puncak, dan pemandangan di atas bukit cukup  indah. 
Bukit ini berada di jembatan 6 ujung barelang.  Tepatnya lokasi berada di dekat pantai kandap. 



Dari Kanan Asad, Zack Mega,Eka Handa dan Paling Ujung baju Biru Saya


Pemandangan Indah di Puncak Bukit Kandap dengan pemandangan Pantai Kandap 


16 October 2016 menurut saya tanggal ini perlu di tandain pakek spidol warna merah,  terus kasih alarm di tanggal hp,  dan.......  nulis di blog buat saya kenang nantinya,  Yap bersejarah sekali buat saya nih tanggal karena ini pengalaman saya paling wowww, saya yang dengan kebiasaan Mager alias males gerak, jarang olahraga dan selalu punya masalah dengan kaki yang sering kesemutan, parises,  sampai sering keram tiba-tiba naik puncak paling tinggi di Batam,  ya elah...  tuh puncak serasa tinggi banget ya?  padahal enggak sih bagi para pecinta gunung hehehe, buat para pendaki gunung mungkin ini biasa saja, mungkin belum ada apa-apa nya di banding kan gunung yang merka daki ribuan Mdpl. 
Tapi buat saya O. M. G ini luar biasaaaaaaaaa "ngos ngosan adek bang".


  Perjalanan kami mulai sekitar jam 11:00 pagi,  sebelum berangkat tak lupa kami berdoa bersama kepada Sang Pencipta untuk keselamatan kami,  dan perjalanan pun di mulai. 
Awalnya wajah saya penuh semangat, masih sempat cekak cekikikan dan foto narsis tengah jalan sebelum muncak "hehe keliatan narsis kalo udah ketemu kamera pemirsa".


Narsis sebelum Naik Bukit


Jalan Menuju Puncak Bukit tertinggi Batam, taken By Eka Handayani

Selang perjalanan kurang lebih setengah jam saya mulai kelelahan,  karna jalan menuju puncak jalurnya masih belum jelas,  kami harus melewati ranting - ranting dan pohon-pohon yang sudah tumbang, belum lagi terjal, di tambah sepatu saya yang cocoknya buat sport buakn buat naik gunung, Jadi saya harus menjaga keseimbangan badan dan menahan beban badan saya yang beratnya 55kg pemirsa, "beban badan sendiri aja tak sanggup di bawa apalagi beban hidup"  ehhh...  kok jadi curhat hehe. 
Jadi ingat ya guys kalo mau naik puncak, bukit apalagi gunung usahakan pakai sepatu gunung, karena itu fungsinya untuk menahan agar tidak licin dan safety juga


Jalan Menuju Puncak Banyak Pohon dan Ranting yang sudah  Tumbang.

Ok lanjut ceritanya...  
Sekitar 1 jam perjalanan saya minta istirahat sejenak karena kecapean,  dan mual,  hmmmmm ingat punya ingat di malam hari saya kurang tidur akibat insomnia dan pagi-pagi sebelum muncak saya lupa sarapan, harap jangan di tiru pemirsa karena stamina itu sangat perlu buat naik bukit begini, usahakan kemana pun sebelum bepergian jaga kesehatan, kamanapun mau naik bukit, muncak apalagi naik gunug harus makan yang teratur dan jaga stamina, jangan sampai sakit dan menyusahkan Orang lain ya guys.
Setelah istirahat sekitar 15 menit, dan makan roti bekal yang di bawa eka handa, tenaga sudah mulai  terkumpul lagi kami melanjutkan perjalanan.

Akhirnya sampai lah kami di bukit pertama,  yang kami jadikan pos 1,  hahahaha itu pos kami aja yang kasih nama pos 1.
Seperti biasanya capek boleh capek narsis dan dokumentasi juga perlu, cekreeeekkk foto ala-ala di mulai.




Pemandangan Dari Bukit pertama sebelum mencapai puncak yang kami Sebut Pos 1



Setelah puas berfoto ria kami pun melanjutkan perjalanan, lagi-lagi saya mengucap,  cuaca yang panas nya luar biasa membuat muka saya merah macam udang rebus,  belum lagi keringat bercucuran dimana-mana,  dan merasakan haus yang luar biasa. 
Tiap sebentar saya bertanya masih jauh ya puncaknya, untung ada teman-teman yang luar biasa mereka selalu menyemangati saya hingga akhirnya saya bisa sampai juga di puncak bukit tertinggi Batam.

Kali ini bukan seberapa jauh dan mampu saya berjalan, tapi seberapa keinginan saya dan orang-orang yang selalu memberikan semangat hingga yang tak mungkin menjadi mungkin buat saya.
Thanks guy's Eka Handayani www.hijabtraveller.com,  Agus Saputra Asad www.livejournalofasad.com, and Zack Mega www.zackamega.com.
Kalian the best.


Kiri Asad Saputra, Zack Mega, Eka handa paling kanan Saya